Thomas Tuchel Dengan Formasi Racikannya

Thomas Tuchel kini sudah memberikan banyak sekali dampak positif bagi Chelsea. Salah satu aspek yang kini dinilai menonjol dari kinerja cukup apik dari The Blues adalah solidnya pada lini pertahanan.

Tuchel yang kini sudah ditunjuk sebagai manajer baru dari Chelsea pada bulan Januari 2021 lalu. Dia sudah menggantikan peran dari Frank Lampard yang sudah meraih hasil kurang bagus dalam Premier League. Tuchel kini juga sudah mewarisi skuad warisan Lampard tanpa membawa satu pun pemain baru.

Walau begitu, laju dari Chelsea di bawah kendali dari Tuchel kini juga sudah sulit untuk dibendung tim lain. Chelsea bahkan juga sudah punya peluang untuk meraih dua gelar juara karena akan berlaga dalam final Piala FA dan Liga Champions musim 2020/2021 ini.

Mengagumi Racikan Tuchel

Tuchel kini juga telah memainkan 25 laga untuk Chelsea. Dari jumlah laga itu, Chelsea kini baru kebobolan sebanyak 11 buah gol. Satu-satunya momen di mana Chelsea sudah kebobolan di atas dua gol sudah terjadi ketika kalah dari West Brom.

“Saya tidak tahu seperti apa cara Tuchel melatihnya,” ucap pandit Gary Neville pada Sky Sports.

“Tuchel berada di sini selama empat atau lima bulan, dia punya pertandingan hari Rabu dan Sabtu, tidak ada waktu untuk latihan, Anda lebih sering bicara soal recovery,” sambung Neville.

“Lalu, bagaimana dia melatih klub menjadi matang seperti ini? Ini adalah kinerja tim pelatih yang luar biasa dan para pemain juga mampu melakukannya dengan sangat baik,” kata mantan kapten Manchester United.

Pentingnya Faktor Pelatih

Tuchel kini memang sudah berhasil membawa perubahan pada lini belakang Chelsea. Dia kini juga sudah memakai formasi tiga bek, baik 3-4-3 maupun 3-4-1-2, semenjak pertama kali datang. Formasi ini juga sudah diyakini menjadi kunci di balik kokohnya pertahanan dari Chelsea pada musim ini.

“Jika Anda bilang kepada saya bahwa punya Antonio Rudiger, Andreas Christensen dan Cesar Azpilicueta sebagai tiga bek – dan Thiago Silva, pemain yang brilian tapi mulai menua – akan memiliki 11 clean sheet, menurut saya bukan peluang,” kata Neville.

“Itu harus tergantung pada manajer dan pelatih dalam mengelola mereka,” tegas mantan bek kanan timnas Inggris tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *