Balotelli Kembali Berulah Setelah Sebulan Bergabung

Mario Balotelli kembali menarik perhatian dengan tingkah lakunya. Baru-baru ini, penyerang berumur 31 tahun tersebut kedapatan memukul rekan setimya di Adana Demirspor, hanya selang beberapa pekan setelah klub merekrutnya.

Dulu, Balotelli selalu digadang-gadang sebagai penyerang masa depan Italia. Klaim itu tidak dilontarkan sembarangan, karena ketika usianya masih muda, ia mampu mengamankan satu tempat di skuat inti klub sekelas Inter Milan.

Sayangnya, sikap Balotelli menjadi masalah besar. Performanya inkonsisten. Terkadang ia bisa menjadi ganas di lini depan dan mengalami kemunduran pada musim berikutnya. Tidak heran kalau Balotelli sering dilepas oleh klub-klub besar.

Karirnya mengalami penurunan drastis selepas meninggalkan Nice pada pertengahan musim 2018-19. Ia sempat membela klub promosi semacam Brescia, bermain di Serie B bersama Monza, dan bahkan berlatih bersama klub Serie D.

Balotelli Berulah Lagi

Monza hanya mengikat Balotelli dengan kontrak berdurasi tujuh bulan. Sehingga, begitu musim 2020/21 berakhir, ia harus mencari klub baru untuk bernaung. Untungnya ada klub asal Turki, Adana Demirspor, yang bersedia menampungnya.

Balotelli diresmikian sebagai pemain anyar Adana Demirspor pada bulan Juli lalu. Baru sebulan bergabung, Balotelli sudah menarik perhatian publik dengan tingkah lakunya yang masih belum bisa diatur.

Ia kedapatan memukul rekan setimnya di bangku cadangan ketika Adana Demirspor melawan Konyaspor. Sialnya, momen tersebut terekam, diunggah ke media sosial dan menjadi perbincangan warganet.

Marah Setelah Diganti

Kejadiannya bermula ketika pelatih Adana Demirspor, Samet Aybaba, menariknya keluar untuk digantikan oleh Okwuchukwu Francis Ezeh pada menit ke-57. Nampaknya, ia tidak setuju dengan keputusan pelatih menggantinya.

Balotelli melampiaskan amarahnya ketika duduk di bangku cadangan. Mulai dari berteriak, melemparkan benda ke arah tak jelas, dan yang terakhir sampai memukul rekan setimnya di bangku cadangan.

Beruntung, pukulan Balotelli hanya mengenai tangan dan rekan setimnya mampu mengontrol amarahnya, sehingga kejadian tersebut tak berlarut-larut. Belum diketahui sanksi apa yang menanti Balotelli karena kelakuannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *