Virus Omicron Masuk 13 Negara  Ini Tutup Pintu Kedatangan Dari Afrika

 

mrschadwicksbakery.com Saat ini munculnya  varian baru Covid-19 yang berasal dari wilayah selatan Afrika atau disebut varian Omicron, telah menghiasi beberapa berita disaat ini.

Untuk mengantisipasi penyebaran, sejumlah negara menutup pintu kedatangan dari para pendatang yang telah menjadi negara yang pertama kali menemukan varian terbaru Afrika maupun negara-negara yang telah terinfeksi varian Omicron. Sejauh ini, varian baru Covid-19 B.1.1.529 yang mewabah telah berhasil menyerang di Afrika Selatan, Botswana, Hong Kong, Italia, Jerman, hingga Israel. Sebagai bentuk antisasipasi yang cepat 13 Negara ini segera lakukan larangan penerbangan dari Afrika untuk meminimalisir dampak pencegahan Omicron dan ini

1.Indonesia

Pemerintah seperti yang diliput oleh wartawaran pokergalaxy  telah menerbitkan aturan baru terkait perjalanan internasional bagi warga negara asing  (WNA) yang hendak masuk ke Indonesia. Aturan baru ini harapakan mampu  meminimalisir dampak dari virus varian baru ini

 

2. Amerika Serikat

Presiden Joe Biden dan penjabat pemerintah telah melarang kedatangan dari delapan negara  Afrika Selatan, Zimbabwe, Botswana, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozalbik dan Malawi. Seperti yang diberikan oleh wartawan Galaxy pada Sabtu 27/11/2021), tetapi diberikan pengecualian terhadap warganegara AS dan penduduk tetap yang masih melakukan perjalanann.

 

3.Inggris

Sesuai dengan sumber yang sama  Inggris juga menutup pintu kedatangan dari Afrika, khususnya enam negara di wilayah selatan.  Menteri kesehatan Inggris Inggris Sajid Javid mengungkapkan kepada wartawan Galaxy  bahwa varian Omicron ini lebih menular dibandingkan Delta dan vaksin saat ini belum efektif melawannya

4. Australia

Mengikuti jejak Inggris, Negeri kangguru  Australia ikut melarang penerbangan dari 9 negara di selatan Afrika pada Sabtu (27/11/2021). Warga dan penduduk Australia yang melakukan perjalanan  dari daftar negara tersebut wajib melakukan karantina 14 hari.

 

5. Arab Saudi

Melalui kementrian Dalam Negeri Arab Saudi pada hari jumat 26 November 2021 mengumumkan warga dari tujuh negara Afika dilarang masuk seperti , Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambik, Lesotho, dan Eswatini, begitu juga dengan Arab Saudi yang melarang juga warganya untuk terbang ke negara tersebut

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi pada Jumat (26/11/2021) mengumumkan, warga dari tujuh negara Afrika dilarang masuk. Ketujuh negara tersebut adalah Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambik, Lesotho, dan Eswatini. Larangan Arab Saudi termasuk penerbangan ke dan dari negara-negara itu, kata kantor berita pemerintah Saudi Press Agency, mengutip seorang pejabat Kemendagri.

 

6. Kanada

Menteri Kesehatan Kanada Yves Duclos dalam konferensi pers bersama wartawan Galaxy mengumumkan hal yang sama dengan  melarang kedatangan dari tujuh negara Afrika

 

7.Uni Emirate Arab

UEA dan WAM pada hari senin 29 November resmi melarang penerbangan dari  Negara Afrika

 

8.Yordania

Kementerian Dalam Negeri Yordania dan kementerian Kesehatan merekomendasi agar warga Yordania tidak melakukan berpergian ke  Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Mozambik, Lesotho, dan Eswatini.

 

9.Bahrian

Mengikuti jejak  Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, Bahrain juga melakukan larangan terhadap enam negara Afrika, termasuk Afrika Selatan, kata kantor berita pemerintah BNA.

 

10. Filipina

Juru Bicara Presiden Rodrigo Duterte, Karlo Nograles melakukan penangguhan penerbangan dari Afrika Selatan, Botswana dan negara tetangga yang terdeteksi varian B.1.1.529. Pernyataan tersebut sekaligus dikeluarkan oleh setelah Filipina membuka kembali pintu kedatangan turis pada 1 desember yang telah divaksinasi secara penuh.

 

11. Maroko

Wartawan Galaxy berserta  kantor berita MAP mengutip kementerian Luar Negeri melarang masuk pendatang dari tujuh negara Afrika Selatan. Melarang masuk warga negara dari tujuh negara maupun yang melakukan transit dari negara tersebut.

 

12. Italia

Pemerintahan Italia juga melakukan  pelarangan tersebut dan sedang melakukan penelitian terkait virus tersebut.

13. Jerman

Menteri Kesehatan Jens Spahn mengumumkan melakukan pembatasan pernjalan jauh mencangkut negara Afrika Selatan dan negara tetangganya. Dan hanya warga Jerman yang diizinkan masuk.