Duo Milan kalah dan Scudetto Hunt menjadi lebih bersemangat

Duo Milan kalah dan Scudetto Hunt menjadi lebih bersemangat – Misi Inter Milan memenangi Serie A dari AC Milan harus kandas di stadion Luigi Ferrari. Nerrazurri harus mengakui keunggulan Sampdoria di pekan ke-16 Serie A, Rabu (6/1) malam dengan skor 2-1. Ahli taktik Antonio Conte menggunakan formasi 3-5-2, sedangkan Lautaro Martinez dan Alexis Sanchez memimpin. Dan masih menugaskan Samir Handanovic untuk mencetak gol. Bahkan, setelah wasit menyatakan Thorbsy melakukan handball lewat VAR, Inter Milan justru sempat membuka keran dalam waktu 11 menit. Alexis Sanchez yang memanfaatkan peluang lemparan bebas gagal mencapai gol karena berhasil digulingkan Emil Audero. Sayang, bola muntah Ashley Young membentur mistar gawang. Sampdoria juga memenangkan penalti. Candreva yang dulunya berseragam Inter Milan, kemudian melangkah maju sebagai penerima penalti dan berhasil memenuhi kewajibannya dengan mengalahkan Sampdoria 1-0 atas Inter Milan. Kemudian pada menit ke-38, Keita yang berseragam Inter Milan berhasil memperbesar keunggulan.

Sampdoria menang 2-0 di babak pertama. Di babak kedua, Narazuri terus menyerang yang dibuktikan dengan sundulan De Vrij yang menerobos sepak pojok Brozovic di menit ke-65. Namun, baru pada akhir pertandingan Inter Milan mampu meningkatkan keunggulannya. Dan mereka harus kalah dalam permainan 2-1 dan mematahkan harapan mereka untuk memindahkan AC Milan dari klasemen ke level yang lebih tinggi. Saat berkompetisi di kota, ia juga mengalami kegagalan yang menyedihkan. AC Milan harus terus mengalahkan Juventus 1-3 dalam laga Serie A Italia di San Siro, Kamis (7/1). AC Milan terjatuh tanpa dukungan dari striker andalannya Zlatan Ibrahimovic. Ia masih dalam proses pemulihan dari cedera yang dideritanya. Ia berusia 4-2 Formasi -3-1 menempatkan Rafael Leao di urutan pertama. Dibandingkan dengan Juventus, Juventus berada di urutan pertama dengan Cristiano Ronaldo dan Paolo Dybala. Kemenangan Juventus diraih oleh dua gol oleh Federico Chiesa, detail pertama di antaranya adalah umpan Paolo Dybala melewati Chiesa pada menit ke-18. Chiesa membuat umpan silang, kemudian mengumpan silang dengan Dybala pada menit ke-62 babak kedua untuk mencetak gol. Pada menit ke 76, pemain pengganti Weston McKennie (Weston McKennie). Rossoneri hanya mendapat gol penyeimbang lewat rencana serangan balik Davide Calabria di babak pertama.

AC Milan kesulitan menemukan ritme mereka di babak kedua, karena taktik Andrea Pirlo membatasi agresivitas Chiesa pada Theo Hernandez. Kekalahan pertama, laju AC Milan di Serie A terhenti. Meski masih mempertahankan posisi pertama, AC Milan harus tetap waspada, karena kemenangan dari Bianconeri membuat Juventus naik ke peringkat keempat dengan 30 poin dan peringkat Serie A naik; di saat yang sama, AC Milan memimpin internasional dengan 37 poin. Milan satu poin, peringkat kedua. AS Roma menempati peringkat ketiga dengan 33 poin. Juventus menunda pertandingan, apakah itu dapat digunakan dengan benar untuk mempertahankan jalan memenangkan kejuaraan Serie A kesepuluh berturut-turut musim ini, atau untuk memenangkan kejuaraan baru dari Milan di akhir musim. Kita harus menunggu.
Sumber : https://www.kompasiana.com/rahmatullahsyabir3615/5ff659d7d541df4b916f5c62/duo-milan-tumbang-perburuan-scudetto-semakin-seru